Ujian Semester Genap Berbasis Komputer (UBK) Tahun Pelajaran 2018/2019

Pada tahun ini, pelaksanaan ujian semester genap tahun pelajaran 2018/2019 akan mengalami sedikit perubahan pada proses pelaksanaannya. Tahun ini, kami mencoba untuk melaksanakan ujian berbasis komputer (UBK). Hal tersebut terkait dengan perkembangan dan kemajuan jaman yang menuntut akan adanya pemanfaatan dan pengaplikasian teknologi pada setiap bidang kehidupan termasuk pada bidang pendidikan.

Penerapan pelaksanaan ujian berbasis komputer (UBK) ini diawali dengan kegiatan survey, baik survey online maupun survey berbasis data faktual di lapangan. Dari data survey faktual yang diambil langsung di kelas, diperoleh hasil bahwa hampir 97% peserta didik dari 488 orang peserta didik kelas X dan XI yang terdata dalam data pokok pendidikan (dapodik) SMA Negeri 1 Nunukan Selatan tahun pelajaran 2018/2019 memiliki perangkat yang dibutuhkan dalam penerapan sistem ujian dengan basis ini. Menurut perhitungan kami, keadaan ini (jumlah peserta didik yang memiliki perangkat ujian) sudah dapat menjamin bahwa pelaksanaan ujian berbasis komputer yang direncanakan pada ujian semester genap dapat berjalan dengan baik. Bagi peserta didik yang tidak memiliki perangkat, maka kami menyiapkan 2 buah opsi alternatif. Opsi pertama adalah meminjam perangkat dari peserta didik lain yang memiliki 2 jenis perangkat ujian (laptop dan HP) dan opsi kedua adalah menggunakan laboratorium komputer. Sebagai informasi bahwa perangkat yang dibutuhkan oleh peserta didik untuk mengikuti ujian berbasis komputer ini adalah sebuah smartphone (HP) yang memiliki konektifitas wifi (wireless fidelity) dan sebuah aplikasi web browser seperti google chrome, mozilla firefox, opera, UC browser, safari dan operasi lainnya yang sejenis.

Penerapan ujian berbasis komputer (UBK) ini menggunakan aplikasi BEESMART versi 3.3 yang merupakan aplikasi open source. Aplikasi ini menggunakan jaringan lokal menggunakan jaringan wifi, sehingga dalam pelaksanaannya antara komputer server yang memuat aplikasi dan data ujian dan HP peserta didik harus berada dalam satu jaringan yang sama. Jadi, untuk menerapkan ujian seperti ini bagi sekolah sebagai penyelenggara diperlukan peralatan seperti : komputer server, access point, Uninterupted Power System (UPS), aplikasi BEESMART dan aplikasi XAMPP. Pelaksanaannya sendiri direncanakan akan menggunakan 15 komputer server dan access point sesuai dengan jumlah kelas yang akan melaksanakan ujian dimulai dari kelas X sebanyak 8 rombel dan kelas XI sebanyak 7 rombel. Setiap ruang ujian akan ditempati hanya oleh 1 kelas, yang masing-masing memiliki 1 jaringan lokal (wifi) dan 1 komputer server. Setiap komputer server tersebut juga nantinya akan memiliki hanya 1 database kelas, sehingga peserta didik dari kelas yang lain tidak memiliki akses untuk mengikuti ujian yang bukan kelasnya.

Pelaksanaan ujian semester genap berbasis komputer tahun pelajaran 2018/2019 ini direncanakan akan dilaksanakan pada hari senin tanggal 20 mei 2019 hingga berakhir pada tanggal 25 mei 2019 sesuai dengan kalender pendidikan yang dikeluarkan oleh dinas pendidikan dan kebudayaan provinsi kalimantan utara. Untuk setiap mata pelajaran waktu yang diberikan untuk mengerjakan soal sebanyak 90 menit dengan jumlah soal antara 40 – 50 nomor tergantung dari mata pelajaran yang diujikan. Setiap ruang ujian akan diawasi oleh seorang pengawas dengan 1 orang operator yang akan bertugas mengoperasikan komputer server.

Pada akhirnya kami sangat mengharapkan peran serta aktif dari seluruh warga sekolah, support dan doa dari warga masyarakat yang peduli terhadap dunia pendidikan agar pelaksanaan ujian berbasis komputer (UBK) pada ujian semester genap tahun pelajaran 2018/2019 ini dapat berjalan lancar dan baik.

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *